Devins Real Madrid Devins Real Madrid
/home / internasional / Aksi Protes Gestur 'X' Pelatih Mesir...
INTERNASIONAL

Aksi Protes Gestur 'X' Pelatih Mesir ke Wasit di Piala Dunia 2026

Manajer Mesir Hossam Hassan melakukan gestur X di depan wasit Francois Letexier di Piala Dunia 2026

Manajer Mesir Hossam Hassan melakukan gestur X di depan wasit Francois Letexier di Piala Dunia 2026

Ketegangan tinggi mewarnai pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Argentina dan Mesir di Atlanta. Laga dramatis tersebut berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Argentina setelah mereka berhasil membalikkan keadaan. Berdasarkan pantauan redaksi, tensi pertandingan memuncak menjelang peluit panjang berbunyi, ditandai dengan aksi protes keras dari kubu Mesir, termasuk sebuah gestur kontroversial dari sang manajer.

Mesir sebenarnya sempat mengejutkan publik setelah berhasil unggul dua gol terlebih dahulu melalui aksi Yasser Ibrahim dan Mostafa Ziko dalam 67 menit pertama. Namun, juara bertahan Argentina menunjukkan mentalitas mereka dengan mencetak tiga gol balasan beruntun lewat Cristian Romero, Lionel Messi, dan gol penentu dari gelandang Chelsea, Enzo Fernandez, pada menit ke-92.

Menurut laporan di lapangan, para pemain Mesir sempat melayangkan protes keras karena menganggap ada pelanggaran dalam proses terjadinya gol penyeimbang dari Lionel Messi. Kekecewaan mereka semakin mendalam mengingat sebelumnya gol Mesir juga sempat dianulir karena alasan serupa. Dari pengamatan tim redaksi, situasi di area teknis semakin tidak terkendali hingga wasit Francois Letexier terpaksa mengeluarkan kartu kuning untuk salah satu staf pelatih Mesir pada menit ke-98.

Pada momen krusial itulah, kamera menangkap momen manajer Mesir, Hossam Hassan, menyilangkan kedua tangannya membentuk gestur "X" ke arah sang pengadil lapangan. Secara historis, gestur tersebut kerap diasosiasikan dengan pelaporan tindakan rasisme, meski belum dapat dipastikan secara definitif motif utama Hassan di lapangan. Insiden ini mengingatkan publik pada aksi serupa dari Jose Mourinho bersama Inter Milan pada tahun 2010 yang berujung pada sanksi larangan bertanding.

Melihat aksi nekat sang manajer, seorang pemain cadangan Mesir serta asisten pelatih yang juga saudara kembarnya, Ibrahim, segera mengintervensi dengan menurunkan tangan Hossam Hassan. Wasit Francois Letexier kemudian terlibat diskusi panjang yang cukup serius dengan kedua bersaudara tersebut sebelum akhirnya Ibrahim memberikan isyarat jempol sebagai tanda situasi telah mereda.

Berdasarkan pernyataan resmi dalam konferensi pers pascapertandingan, Hossam Hassan secara terbuka meluapkan kekecewaannya yang mendalam kepada media. "Mengapa tidak ada keadilan dalam olahraga? Dalam sepak bola? Saya tidak ingin memperhalus kata-kata di sini dengan kalimat yang indah. Kami telah diperlakukan tidak adil hari ini. Kami telah menderita ketidakadilan," ketusnya. Hassan juga mengonfirmasi bahwa pihak Mesir sempat keberatan dengan penunjukan Letexier yang berasal dari Prancis, dan ia menyatakan menolak untuk menonton sisa laga di Piala Dunia 2026 sebagai bentuk protes pribadinya.

// TOPICS
#piala_dunia_2026 #timnas_mesir #timnas_argentina #hossam_hassan #francois_letexier #kontroversi_wasit
Tim Jurnalis & Analis Real Madrid

Redaksi Devins Real Madrid terdiri dari jurnalis sepak bola yang bersemangat, analis taktik, dan sejarawan klub yang berdedikasi untuk menyajikan berita Real Madrid paling lengkap dan terpercaya. Dari berita transfer terbaru hingga analisis taktik mendalam, serta laporan eksklusif dari balik layar Los Blancos, kami siap melayani para madridista di seluruh Indonesia.