Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, menegaskan bahwa seluruh elemen dalam skuadnya berada dalam kondisi yang "sepenuhnya bersama" menjelang laga krusial semifinal Piala Dunia 2026 melawan Argentina. Pernyataan ini muncul setelah gelandang muda Jude Bellingham sempat mempertanyakan penilaian sang manajer, Thomas Tuchel, terkait performa tim saat menghadapi Norwegia.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pengamatan tim redaksi, The Three Lions berhasil mengamankan tiket ke babak empat besar setelah melalui laga sengit yang menguras stamina dengan kemenangan 2-1 atas Norwegia di tengah cuaca panas Miami pada Sabtu lalu. Inggris kini dijadwalkan menantang sang juara bertahan, Argentina, di Atlanta pada Rabu waktu setempat.
Ketegangan sempat mencuat ketika Thomas Tuchel memberikan kritik tajam sesaat setelah laga kontra Norwegia usai. Menurut Tuchel, Inggris hanya beruntung bisa menang dan dirinya mengaku "tidak bahagia" dengan performa anak asuhnya dalam segala aspek permainan di lapangan.
Saat dimintai tanggapan mengenai komentar pedas sang pelatih, Jude Bellingham memberikan respons yang dingin. Gelandang Real Madrid tersebut menyatakan bahwa situasi di lapangan sangat sulit dan laga itu merupakan sebuah perjuangan yang sangat berat bagi para pemain.
Namun, Harry Kane segera meluruskan situasi tersebut demi menjaga kondusivitas tim. Berbicara kepada BBC Sport pada Senin waktu setempat, penyerang tersubur Inggris itu menegaskan bahwa sama sekali tidak ada perpecahan di dalam kubu latihan The Three Lions.
Menurut Kane, sangat mudah bagi pihak luar untuk mencoba menciptakan narasi perpecahan, yang menurutnya sudah menjadi kebiasaan media Inggris setiap kali turnamen besar berlangsung. Kane meminta publik memahami kondisi Bellingham yang diwawancarai hanya lima menit setelah peluit panjang berbunyi dalam kondisi fisik dan emosi yang masih terkuras.
Lebih lanjut, dari pantauan redaksi, Kane menjelaskan bahwa keberhasilan Inggris melangkah sejauh ini justru karena adanya kebersamaan yang luar biasa, tidak hanya di antara para pemain, tetapi juga melibatkan pelatih dan seluruh staf. Ia juga memuji gaya kepemimpinan Thomas Tuchel yang dinilainya selalu berbicara jujur apa adanya tanpa skenario.
Meskipun gaya manajerial Tuchel sangat berbeda dengan pendahulunya, Sir Gareth Southgate, Kane menganggap hal tersebut sebagai nilai positif. Menurutnya, para pemain sangat mempercayai pendekatan taktik Tuchel dan menganggapnya sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia yang mampu membawa Inggris melangkah lebih jauh.