Klub raksasa Inggris, Manchester United, dilaporkan siap melampaui batas anggaran transfer mereka demi mendatangkan target impian di lini tengah. Setelah sempat ragu-ragu dalam perburuan pemain sebelumnya hingga ditelikung oleh Tottenham Hotspur, kini manajemen Setan Merah yang didukung oleh INEOS tampaknya enggan mengulangi kesalahan serupa dan bersiap melakukan pergerakan masif.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan terbaru dari media Spanyol, Mundo Deportivo, Manchester United menaruh minat serius terhadap gelandang andalan Real Madrid asal Prancis, Aurelien Tchouameni. Demi meyakinkan pihak manajemen klub Spanyol tersebut, United dikabarkan bersedia membayar mahar yang fantastis, yakni berkisar di angka lebih dari 100 juta euro atau sekitar 85 juta poundsterling.
Menurut pantauan redaksi dari situasi internal di Santiago Bernabeu, pemain berusia 26 tahun tersebut sebenarnya merupakan pilar penting di bawah asuhan Jose Mourinho dan belum memiliki niat untuk hengkang. Kendati demikian, laporan tersebut menambahkan bahwa jika tawaran finansial yang diajukan bernilai sangat substansial, Real Madrid kemungkinan bisa mengubah pendirian mereka demi mendanai kedatangan pemain baru lainnya.
Pakar transfer terkemuka, Fabrizio Romano, turut mengonfirmasi bahwa internal Manchester United selalu memandang Tchouameni sebagai rekrutan yang sempurna untuk memperkuat sektor tengah. Karakter sang pemain yang memiliki mentalitas elit dan performa kelas dunia dinilai sangat cocok untuk menjadi suksesor jangka panjang bagi Casemiro.
Meskipun antusiasme dari kubu INEOS sangat tinggi, Fabrizio Romano menggarisbawahi dua kendala utama yang dapat menghambat realisasi transfer ini. Masalah pertama berkaitan dengan struktur gaji, di mana Tchouameni menerima upah yang sangat besar di Real Madrid, sementara pihak Manchester United menginginkan penyesuaian angka jika kesepakatan tersebut terjadi.
Berdasarkan pengamatan tim redaksi, hambatan kedua adalah belum adanya lampu hijau dari pihak Real Madrid untuk memulai negosiasi resmi. Hingga saat ini, raksasa Spanyol itu belum mengirimkan sinyal apa pun kepada United untuk duduk bersama di meja perundingan, sehingga membuat transfer pemain impian ini menjadi misi yang cukup rumit bagi Setan Merah.