Nasib malang menimpa gelandang veteran tim nasional Inggris, Jordan Henderson, yang dipastikan harus menyudahi penampilannya di sisa turnamen Piala Dunia. Pemain berusia 36 tahun tersebut mengalami cedera fatal pada pergelangan tangannya sesaat setelah merayakan kemenangan dramatis Inggris 3-2 atas Meksiko di Estadio Azteca. Insiden tersebut memicu pertanyaan besar mengenai kemungkinan pelatih Thomas Tuchel untuk memanggil pemain pengganti.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pantauan redaksi, petaka itu terjadi ketika Jordan Henderson terpeleset dan mendarat dengan posisi canggung saat mencoba memanjat papan iklan stadion untuk menyapa para pendukung. Tim medis dan beberapa rekan setimnya langsung mengerumuni sang pemain sebelum akhirnya ia ditandu keluar lapangan menggunakan bantuan oksigen. Dari pengamatan tim redaksi, ia segera dilarikan ke rumah sakit di Mexico City dan tidak ikut kembali ke markas latihan tim di Kansas.
Menurut laporan medis yang dilansir oleh talkSPORT, Jordan Henderson didiagnosis mengalami patah tulang radius dan sedang menunggu jadwal operasi transfer. Pelatih kepala Inggris, Thomas Tuchel, mengonfirmasi keseriusan cedera yang dialami anak asuhnya tersebut. "Dia mengalami cedera pergelangan tangan dan saat ini berada di rumah sakit, jadi ini adalah cedera yang cukup serius. Situasi ini sungguh tidak menyenangkan bagi kami semua, dan saya belum tahu prosedur apa yang akan berjalan selanjutnya," ungkap Tuchel.
Berdasarkan regulasi resmi FIFA untuk Piala Dunia 2026, Inggris dipastikan tidak dapat mendaftarkan pemain baru untuk menggantikan posisi Jordan Henderson. Aturan FIFA dengan tegas menyatakan bahwa penggantian pemain yang mengalami cedera serius atau sakit hanya diizinkan paling lambat 24 jam sebelum pertandingan pertama babak fase grup dimulai. Bagi skuad Three Lions, batas waktu tersebut telah terlewati sejak laga pembuka mereka melawan Kroasia pada 17 Juni lalu.
Meskipun Inggris sebelumnya sempat mengganti Tino Livramento dengan Trevoh Chalobah akibat cedera betis, proses tersebut dilakukan sebelum turnamen resmi bergulir. FIFA hanya memberikan pengecualian khusus untuk posisi penjaga gawang, yang dapat diganti kapan saja selama kompetisi berlangsung jika mengalami cedera serius. Dengan demikian, Thomas Tuchel harus melanjutkan perjuangan di sisa turnamen dengan kekuatan 25 pemain saja tanpa kehadiran pemilik 90 caps tersebut.