Tim nasional Inggris harus berjuang ekstra keras untuk mengamankan tiket ke babak perempat final Piala Dunia setelah meraih kemenangan tipis 3-2 atas Meksiko di Stadion Azteca. Berdasarkan pengamatan jalannya pertandingan, laga ini berlangsung sangat sengit terutama setelah Inggris terpaksa bermain dengan 10 orang selama 47 menit akibat kartu merah yang diterima oleh Jarell Quansah. Keberhasilan memetik kemenangan di stadion bersejarah tersebut membuat Tiga Singa menjadi tim ketiga sejak tahun 1966 yang mampu menaklukkan Meksiko di kandangnya.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Dua gol dari Jude Bellingham dan sebuah eksekusi penalti dari Harry Kane terbukti cukup untuk meredam perlawanan sengit tim tuan rumah. Dari pantauan redaksi, Meksiko sempat memperkecil ketertinggalan melalui aksi Julian Quinones di babak pertama, sebelum penalti dari Raul Jimenez pada menit ke-69 membuat kedudukan menjadi 3-2 dan memberikan tekanan psikologis yang luar biasa besar bagi lini pertahanan Inggris di menit-menit akhir pertandingan.
Pasukan Inggris pada akhirnya berhasil selamat dari gempuran bergelombang armada Meksiko setelah jeda hidrasi di babak kedua. Menurut laporan pertandingan, Inggris kini dijadwalkan akan menantang Norwegia di babak perempat final Piala Dunia, setelah Erling Haaland berhasil membawa negaranya menyingkirkan Brasil pada laga yang digelar lebih awal.
Dalam penilaian performa individu, penjaga gawang Jordan Pickford mendapatkan rating 8 setelah melakukan beberapa penyelamatan krusial sepanjang laga. Di lini belakang, Nico O'Reilly (6), Marc Guehi (6), dan Ezri Konsa (6) menunjukkan penampilan yang cukup solid meski sempat kesulitan menghadapi umpan-umpan silang di babak pertama. Sementara itu, Jarell Quansah mendapat nilai terendah yaitu 4 akibat pelanggaran ceroboh yang berujung kartu merah dan hampir saja menggagalkan kelolosan negaranya.
Di sektor tengah dan depan, Declan Rice dan Elliot Anderson yang masing-masing mendapat rating 6 tampil sebagai dinamo tim yang mengawali proses terjadinya gol. Anthony Gordon mendapatkan nilai 8 berkat kecepatan dan pergerakan direktifnya yang berhasil membuahkan penalti bagi Inggris. Bukayo Saka juga tampil apik dengan rating 7 setelah menyumbang satu assist menawan untuk gol pembuka yang dicetak oleh Bellingham.
Bintang Real Madrid, Jude Bellingham, layak dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga ini dengan rating sempurna 10. Menurut tim analis, Bellingham tidak hanya memborong dua gol di babak pertama, tetapi juga melakukan aksi penyelamatan krusial di garis gawang pada menit-menit akhir menjelang turun minum untuk menggagalkan peluang emas Meksiko menyamakan kedudukan.
Striker andalan sekaligus kapten tim, Harry Kane, mendapatkan rating 8 setelah menyumbang satu assist dan mencetak gol lewat titik putih. Namun, Kane juga sempat melakukan pelanggaran yang berbuah penalti untuk lawan. Berdasarkan catatan statistik, Harry Kane kini menjadi pemain pertama sejak 1966 yang mencetak gol penalti sekaligus dihukum penalti dalam satu pertandingan yang sama di putaran final Piala Dunia.
Dari pantauan redaksi di bangku cadangan, masuknya John Stones (6), Djed Spence (6), dan Dan Burn (6) memberikan dampak yang sangat masif bagi stabilitas pertahanan Inggris dalam menahan gempuran total Meksiko. Sementara Morgan Rogers yang masuk menggantikan Kane mendapatkan rating 5 karena waktu bermain yang terlalu singkat, namun tetap berkontribusi menjaga keunggulan skor hingga peluit panjang berbunyi.