Pembalap Mercedes asal Britania Raya, George Russell, mengaku dirinya mulai "kebal terhadap kekecewaan" menyusul hasil minor yang kembali menimpanya di Formula 1 Grand Prix Belgia. Insiden di Sirkuit Spa-Francorchamps tersebut membuat jarak poinnya di papan klasemen semakin tertinggal jauh dari rekan setimnya, Kimi Antonelli.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan jalannya balapan pada hari Minggu lalu, George Russell terpaksa menyudahi balapan lebih awal setelah terlibat kecelakaan di lap pertama dengan pembalap Ferrari, Lewis Hamilton. Dari pantauan redaksi, Lewis Hamilton kemudian dijatuhi hukuman penalti oleh steward karena dianggap memicu insiden tabrakan tersebut.
Nasib sial George Russell berbanding terbalik dengan Kimi Antonelli yang sukses mengamankan kemenangan keenamnya dari 10 balapan musim ini. Kemenangan pembalap muda asal Italia itu secara otomatis langsung memperlebar keunggulan poinnya atas George Russell dalam perburuan gelar juara dunia.
Menurut pernyataan George Russell pascabalapan, rentetan hasil buruk yang sering menimpanya musim ini membuat dirinya tidak lagi terkejut. "Ketika hal seperti ini terjadi begitu sering, Anda akhirnya terbiasa dengan hal tersebut," ungkap sang pembalap dengan nada pasrah.
Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa pernyataan tersebut merujuk pada berbagai masalah teknis dan non-teknis yang dialami George Russell sepanjang tahun ini. Masalah tersebut meliputi kendala teknis saat kualifikasi di Tiongkok, intervensi safety car di Jepang, gagal finis saat memimpin di Kanada, hingga sanksi penalti kecepatan di pit-lane Monako yang masih memicu perdebatan.
Sebelumnya, setelah GP Britania Raya, George Russell mengira bahwa faktor keberuntungan antara kedua mobil Mercedes sudah mulai seimbang. Saat itu, ia merasa selisih 25 poin dari Kimi Antonelli adalah refleksi yang adil dari performa mereka, namun situasi kini kembali berbalik secara drastis.