Berdasarkan laporan dari dua sumber internal, Manchester United harus mengubur impian mereka untuk mendatangkan gelandang bertahan Real Madrid, Aurelien Tchouameni, pada bursa transfer musim panas ini. Kegagalan klub raksasa Liga Inggris tersebut tidak lepas dari intervensi langsung manajer baru Real Madrid, Jose Mourinho, yang melakukan percakapan pribadi dengan sang pemain asal Prancis tersebut.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut informasi yang dihimpun dari pakar transfer TEAMtalk dan Fabrizio Romano, Manchester United sebenarnya menjadikan Tchouameni sebagai target impian dan sudah menjalin komunikasi intensif dengan agennya sejak April lalu. Klub yang bermarkas di Old Trafford itu bahkan dilaporkan siap menggelontorkan dana fantastis melebihi 100 juta euro demi mendaratkan pemain berusia 26 tahun tersebut ke Inggris.
Dari pantauan redaksi, nilai transfer ini berpotensi memecahkan rekor penjualan terbesar Real Madrid jika terealisasi, mengingat pihak klub Spanyol tersebut sempat mematok harga mencapai 180 juta euro. Angka ini diproyeksikan melampaui rekor transfer Cristiano Ronaldo saat dilepas ke Juventus pada tahun 2018 silam dengan nilai 117 juta euro.
Namun, rencana besar Manchester United tersebut dipastikan kandas. Pakar transfer Fabrizio Romano mengungkapkan lewat kanal YouTube miliknya bahwa Jose Mourinho secara personal bergerak di balik layar untuk menahan kepergian sang gelandang. "Jose Mourinho di balik layar terus mendesak untuk mempertahankan Tchouameni. Dia membutuhkan pemain petarung dengan mentalitas top dan fisik kuat seperti dirinya, sehingga dia sama sekali tidak ingin Tchouameni pergi," ujar Romano.
Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa pengaruh Jose Mourinho menjadi faktor kunci yang mengubah keputusan sang pemain. Berdasarkan laporan medis dan media olahraga ESPN, setelah pembicaraan mendalam mengenai peran krusialnya dalam taktik tim masa depan, Tchouameni akhirnya sepakat untuk memperpanjang masa baktinya di Santiago Bernabéu hingga tahun 2031 dengan kenaikan gaji yang sangat signifikan.