Mantan manajer Liverpool, Jurgen Klopp, baru-baru ini melontarkan pernyataan mengejutkan mengenai upaya rahasia yang pernah dilakukan klubnya untuk merekrut Kylian Mbappe. Ketertarikan klub asal Inggris tersebut sejatinya sudah bermula sejak bursa transfer musim panas tahun 2017, tepat setelah sang penyerang tampil memukau dengan mencetak 26 gol dan membawa Monaco menjuarai kompetisi kasta tertinggi Prancis, Ligue 1.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan penuturan Jurgen Klopp, manajemen klub bahkan rela mengerahkan jet pribadi mewah demi meyakinkan keluarga sang pemain. "Ini adalah investasi non-transfer termahal yang pernah kami lakukan. Kami terbang dari Blackpool ke Nice. Di Nice, seluruh keluarga Mbappe naik ke pesawat pribadi yang memiliki sekitar lima ruangan. Kami benar-benar tampil habis-habisan," ujar Jurgen Klopp seperti yang dikutip oleh Jan Aage Fjørtoft.
Dari pantauan redaksi, pertemuan super rahasia tersebut sengaja dilakukan di dalam pesawat yang terbang berputar-putar di udara agar tidak terendus oleh media. Menurut Jurgen Klopp, mereka berbincang hangat dengan keluarga sang pemain sembari menikmati hidangan berkualitas tinggi. Kendati proses pendekatan sudah dilakukan secara maksimal, Kylian Mbappe pada akhirnya justru memilih untuk berlabuh ke klub raksasa Prancis, Paris Saint-Germain, dengan nilai transfer fantastis mencapai 166 juta poundsterling.
Menurut jurnalis olahraga Melissa Reddy, pendekatan yang dilakukan raksasa Premier League tersebut sebenarnya sudah berlangsung sejak Februari 2016 sebelum sang pemain menandatangani kontrak profesional bersama Monaco. Melalui pengamatan tim redaksi, ibu dari Kylian Mbappe dikabarkan menjadi sosok yang paling antusias dengan ketertarikan klub asal Merseyside tersebut karena mengagumi sejarah besar mereka.
Kylian Mbappe sendiri sempat mengonfirmasi kebenaran rumor tersebut dalam sebuah wawancara dengan Daily Telegraph. Dirinya mengakui sempat menjalin komunikasi karena klub tersebut merupakan tim favorit ibunya. Berdasarkan laporan internal, kesepakatan verbal bahkan sempat tercapai setelah raksasa Inggris itu melayangkan tawaran sebesar 200 juta euro, sebelum sang striker akhirnya memilih bertahan di Prancis dan kemudian pindah ke Spanyol untuk membela Real Madrid.