Kekalahan di babak semifinal Piala Dunia dari rival bebuyutan tentu menjadi sebuah kenyataan pahit yang sulit untuk diterima. Bagi tim nasional Inggris, kegagalan ini menambah panjang daftar catatan "hampir juara" setelah sebelumnya mereka juga mengalami kekalahan beruntun di final Euro 2021 dan Euro 2024, serta tersingkir di semifinal Piala Dunia 2018.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan dari BBC Sport, cara Inggris kehilangan cengkeraman mereka untuk merebut tiket ke babak final kali ini memang membuat banyak pihak merasa frustrasi. Akibatnya, atmosfer kekecewaan mendalam pun menyelimuti para penggemar dan pengamat sepak bola di seantero negeri.
Menurut pantauan redaksi, situasi sulit ini sebenarnya tidak harus sepenuhnya dipandang sebagai sebuah malapetaka yang suram. Dari pengamatan tim jurnalis, setidaknya ada lima alasan kuat yang membuat Tiga Singa tetap bisa tersenyum dan optimistis dalam menatap masa depan sepak bola mereka.
Faktor regenerasi pemain muda yang berbakat serta kematangan taktik yang ditunjukkan sepanjang turnamen menjadi modal berharga bagi timnas Inggris. Meskipun luka akibat tersingkir dari Piala Dunia ini masih basah, fondasi kuat yang telah dibangun diyakini akan membawa tim melangkah lebih jauh pada turnamen-turnamen mayor berikutnya.