Berdasarkan laporan resmi badan sepak bola dunia, FIFA telah meluncurkan investigasi mendalam terkait serangkaian insiden keributan yang terjadi setelah kekalahan 0-1 Argentina dari Spanyol dalam laga final Piala Dunia. Berbagai rekaman video memperlihatkan bentrokan fisik yang melibatkan sejumlah pilar tim nasional Argentina di MetLife Stadium, New Jersey.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Dari pantauan redaksi, insiden tersebut memanas ketika Leandro Paredes dan Thiago Almada terlihat membanting gelandang Spanyol, Gavi, ke tanah. Sebelumnya, Leandro Paredes juga tertangkap kamera mencengkeram leher bek Spanyol, Eric Garcia, sementara Nicolas Otamendi melancarkan protes keras kepada Rodri terkait pernyataan pra-pertandingan dari Aymeric Laporte.
Menurut keterangan resmi FIFA, komite disiplin telah menunjuk jaksa disiplin dan etika untuk menyelidiki dugaan pelanggaran Pasal 36 Kode Disiplin FIFA. Pihak induk organisasi menyatakan, "Berdasarkan evaluasi laporan pertandingan final Piala Dunia antara Spanyol dan Argentina, Jaksa Disiplin dan Etika telah ditunjuk untuk menyelidiki potensi pelanggaran terkait insiden pasca-pertandingan."
Berdasarkan ketentuan Pasal 14 Kode Disiplin FIFA, pemain yang terbukti melakukan tindakan kekerasan atau penyerangan fisik terancam hukuman larangan bertanding minimal tiga laga. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, sanksi ini dapat merugikan tim nasional Argentina dalam ajang resmi mendatang, serta berpotensi mendatangkan denda finansial bagi Federasi Sepak Bola Argentina (AFA).