Perayaan kemenangan Tim Nasional Spanyol dalam ajang Piala Dunia di Madrid mendadak menjadi sorotan publik. Hal ini terjadi setelah sang pemandu acara melontarkan sindiran tajam kepada bintang asal Portugal, Cristiano Ronaldo, di hadapan ribuan pendukung yang memadati Cibeles Square.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan dari parade kemenangan tersebut, Timnas Spanyol disambut oleh sekitar dua juta penggemar di ibu kota usai mengalahkan Argentina di partai final. Skuad asuhan Luis de la Fuente tersebut sempat bertemu dengan keluarga kerajaan dan Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, sebelum melanjutkan parade bus terbuka.
Dari pantauan redaksi, insiden menggelitik itu bermula ketika pembawa acara, Raul Ramos, memperkenalkan satu per satu pemain ke atas panggung utama. Saat memanggil penyerang Crystal Palace, Yeremy Pino, Ramos melemparkan kelakar yang langsung memicu gelak tawa penonton.
Menurut rekaman acara yang beredar luas, Ramos menyindir pencapaian sang bintang veteran. "Dahulu di Lomo del Chentchi, mereka biasa memanggil Pino sebagai "Cristiano Ronaldo". Satu-satunya perbedaan? Pino memiliki trofi Piala Dunia," ujar Ramos dalam perkenalan tersebut.
Langkah Portugal sendiri terhenti di babak 16 besar setelah ditaklukkan oleh Spanyol lewat gol tunggal Mikel Merino. Usai laga tersebut, Ronaldo yang kini berusia 41 tahun mengonfirmasi bahwa turnamen edisi ini menjadi Piala Dunia terakhir dalam karier profesionalnya. "Saya sedih harus meninggalkan Piala Dunia dengan cara seperti ini. Saya telah memberikan segalanya dan pergi dengan hati tenang," tutur Ronaldo.