Raksasa Liga Spanyol, Real Madrid, baru saja merilis pernyataan resmi yang mengonfirmasi kesepakatan unik terkait masa depan gelandang muda berbakat mereka, Nico Paz. Langkah ini diambil manajemen klub untuk menyiasati regulasi ketat FIFA yang sempat menjegal rencana awal mereka di bursa transfer musim panas ini.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pantauan redaksi, Real Madrid di bawah kendali manajer baru Jose Mourinho sedang sangat aktif berbenah dengan mendatangkan sejumlah pilar top seperti Ibrahima Konate, Bernardo Silva, Marc Cucurella, hingga Denzel Dumfries. Tak puas sampai di sana, Los Blancos awalnya juga berniat mengaktifkan klausul pembelian kembali Nico Paz dari Como seharga 9 juta euro.
Menurut rencana awal tersebut, Real Madrid berniat langsung menjual kembali gelandang tim nasional Argentina itu ke klub lain dengan banderol mencapai 60 juta euro demi meraup keuntungan kilat. Namun, dari pengamatan tim redaksi, rencana tersebut terbentur aturan tegas FIFA mengenai "bridge transfer" yang melarang seorang pemain pindah klub dua kali dalam kurun waktu 16 minggu.
Guna mengatasi kendala tersebut, Real Madrid akhirnya merilis pengumuman resmi terkait jalan tengah yang telah disepakati oleh semua pihak. Berdasarkan pernyataan di situs resmi klub, Nico Paz akan tetap bertahan di Como untuk musim 2026/2027, namun Real Madrid memegang kendali penuh lewat klausul pembelian kembali sepihak pada musim berikutnya.
Dalam rilis resminya, pihak manajemen Real Madrid menyatakan, "Real Madrid CF, Como 1907, dan Nico Paz telah mencapai kesepakatan agar sang pemain tetap bertahan di klub Italia tersebut untuk musim 2026-2027. Kesepakatan yang dilakukan atas permintaan pemain ini juga menetapkan bahwa Real Madrid mempertahankan opsi sepihak untuk membeli kembali hak federatif Nico Paz untuk musim 2027-2028."
Nico Paz yang saat ini sedang membela Argentina di ajang Piala Dunia di Amerika Serikat juga memberikan klarifikasi lewat media sosialnya. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, pemain berusia 21 tahun itu menulis, "Setelah refleksi berminggu-minggu, saya memutuskan opsi terbaik untuk karier saya saat ini adalah bertahan di klub untuk satu tahun lagi, klub yang memberi saya kesempatan tumbuh menjadi pemain seperti sekarang."